Biofuels dan Carbon Capture From Frog Foam?

Para peneliti mencoba untuk mencari tahu berbagai metode menghasilkan kekuatan yang dapat diandalkan sehingga mereka dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sekarang mereka sedang mencoba mencari cara untuk memanfaatkan energi yang disediakan oleh matahari dan karbon untuk memproduksi biofuel. Beberapa ilmuwan telah menemukan cara untuk melakukan ini dari spesies katak tropis. Sesederhana ini mungkin terdengar benar.

Untuk membuat biofuel para ilmuwan membutuhkan bahan fotosintesis yang benar-benar akan menyebabkan fotosintesis. Bahan ini dibuat oleh tumbuhan, tetapi tidak dapat diekstraksi. Para ilmuwan menciptakan bahan fotosintesis buatan. Bahan khusus ini mengambil bantuan enzim yang dihasilkan oleh tumbuhan, bakteri dan juga katak. Enzim membantu menghasilkan gula sementara sinar matahari dan karbon sedang diserap. Semua enzim yang digunakan terperangkap di dalam kotak busa.

Ada beberapa faktor yang berkontribusi seperti sinar matahari dan karbon dalam bentuk udara yang dapat dengan mudah masuk ke casing busa. Busa adalah zat yang ideal karena memungkinkan sinar matahari dan udara melewatinya. Mereka pertama kali menguji busa ini dengan katak yang disebut katak Tungara yang dikenal untuk menghasilkan busa tahan lama untuk berudu mereka. Keuntungan menggunakan sarang busa yang diciptakan oleh katak jenis ini adalah dengan mudah mengubah sinar matahari menjadi gula tanpa proses kehidupan nyata. Juga, busa tidak tergantung pada tanah sehingga produksi makanan tidak berhenti. Selain itu, itu adalah fotosintesis berbasis bakteri dan tidak berbasis tanaman.